Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan pemain pemula dalam permainan Blackjack adalah tergoda untuk mengambil tawaran Insurance (Asuransi). Tawaran ini muncul ketika kartu terbuka (upcard) dealer adalah As. Pada dasarnya, Insurance adalah taruhan sampingan bahwa dealer memiliki Blackjack (total 21) dengan kartu tertutup (hole card) bernilai 10. Tawaran ini terlihat menarik karena menjanjikan pembayaran 2:1 jika dealer benar-benar memiliki Blackjack, yang sekilas terasa seperti melindungi taruhan awal Anda. Namun, dari perspektif matematis, taruhan ini adalah keputusan yang buruk, dan hampir selalu harus dihindari oleh pemain manapun.

Alasan mendasar mengapa Insurance di Blackjack adalah taruhan yang merugikan adalah karena probabilitasnya. Di deck standar (52 kartu), hanya ada 16 kartu bernilai 10 (10, Jack, Queen, King). Sisanya 36 kartu tidak bernilai 10. Ini berarti, peluang dealer memiliki kartu bernilai 10 sebagai kartu tertutup mereka adalah 16/48, atau sekitar 33.33% (setelah As dealer dan dua kartu awal Anda dihilangkan, menyisakan 48 kartu yang belum terbagi). Sebaliknya, peluang dealer tidak memiliki kartu bernilai 10 adalah 32/48, atau sekitar 66.67%.

Taruhan Insurance membayar 2:1, yang secara efektif berarti Anda harus memenangkan taruhan ini setidaknya satu dari tiga kali (33.33%) hanya untuk mencapai titik impas (break even). Namun, seperti yang ditunjukkan oleh perhitungan probabilitas di atas, peluang Anda memenangkan taruhan ini sedikit kurang dari 33.33%. Ini berarti bahwa dalam jangka panjang, taruhan Insurance akan selalu memberikan keuntungan kepada kasino, meningkatkan house edge secara signifikan. Blackjack Insurance adalah salah satu taruhan sampingan terburuk yang tersedia di kasino.

Satu-satunya waktu ketika taruhan Insurance mungkin menjadi keputusan yang sah adalah jika Anda seorang penghitung kartu profesional yang tahu bahwa deck memiliki konsentrasi kartu bernilai 10 yang sangat tinggi. Namun, bagi pemain biasa yang tidak menghitung kartu, taruhan ini adalah penguras modal yang konsisten. Pusat Penelitian dan Analisis Permainan (PRAJ), dalam laporan terperinci mereka tertanggal Senin, 10 Maret 2025, menyimpulkan bahwa pemain yang secara rutin mengambil Insurance di Blackjack menambah house edge rata-rata sebesar 2.5% pada taruhan mereka. Analis risiko PRAJ, Bapak Surya Natawijaya (ID Staf: PRAJ-771), secara khusus merekomendasikan pemain untuk mengabaikan tawaran Insurance setiap saat.

Pemain sering tergoda untuk mengambil Insurance ketika mereka sendiri memiliki Blackjack, yang menghasilkan istilah Even Money. Jika Anda memiliki Blackjack dan dealer menunjukkan As, dealer akan menawarkan Even Money (pembayaran 1:1 pada taruhan Anda, bukan 3:2). Mengambil Even Money sama dengan mengambil Insurance. Secara matematis, Anda harus menolak Even Money dan mengambil risiko push (taruhan seri), karena dalam jangka panjang, menolak tawaran tersebut akan menghasilkan payout yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, jika Anda ingin menjaga house edge seminimal mungkin, lupakan taruhan Insurance. Blackjack terbaik dimainkan dengan disiplin, mengikuti Basic Strategy, dan menghindari semua taruhan sampingan yang merugikan.